Senin, 01 Januari 2018

Tugas Pendidikan Kewarganegaraan: Review Miracle dari Dota 2

"MIRACLE" DOTA 2
MENURUT HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113




Lahir dengan nama Amer al-Barqawi, Miracle berasal dari orang tua separuh Polandia (ibunya) dan Yordania (ayahnya). Ia lahir di Yordania pada tanggal 20 Juni 1997, yang membuatnya kini berusia 20 tahun saat bertanding di The International 2017. Karena persilangan tersebut, ia memiliki dua kewarganegaraan lho!

Perjalanan pertamanya dengan dunia Dota sebenarnya dimulai sejak ia bermain Dota 1 di sekitar tahun 2006. Ya, Miracle sudah menyentuh komputer dan Dota 1 bahkan sebelum ia genap berumur sepuluh tahun!
Tidak seperti Sumail yang memiliki impian menjadi atlet esport sedari kecil, Miracle hanya bermain untuk menghabiskan waktu saja. Hingga akhirnya rilis Dota 2, ia beralih ke sana dan dengan cepat mendongkrak MMR-nya di leaderboard Eropa!
Melihat permainannya yang apik di public match, tim Balkan Bears tertarik untuk merekrutnya bermain di awal tahun 2015. Namun sayangnya, ia tidak sempat menunjukkan bakat gemilangnya di sana.
Bersama dengan Balkan Bears, ia hanya berpartisipasi di beberapa pertandingan minor saja. Ia kemudian pergi meninggalkan Balkan Bears setelah empat bulan, sebelum sempat mengikuti satupun turnamen mayor atau premium.
Tidak seperti Sumail yang memiliki impian menjadi atlet esport sedari kecil, Miracle hanya bermain untuk menghabiskan waktu saja. Hingga akhirnya rilis Dota 2, ia beralih ke sana dan dengan cepat mendongkrak MMR-nya di leaderboard Eropa!
Melihat permainannya yang apik di public match, tim Balkan Bears tertarik untuk merekrutnya bermain di awal tahun 2015. Namun sayangnya, ia tidak sempat menunjukkan bakat gemilangnya di sana.
Bersama dengan Balkan Bears, ia hanya berpartisipasi di beberapa pertandingan minor saja. Ia kemudian pergi meninggalkan Balkan Bears setelah empat bulan, sebelum sempat mengikuti satupun turnamen mayor atau premium.
Pembuktian Miracle di Monkey Business semakin memantapkan fly untuk merekrutnya menjadi pemain inti. Akhirnya, Monkey Business mengubah nama menjadi OG dan langsung memenangkan Frankfurt Major 2015, mengalahkan Team Secret untuk membawa pulang USD1,1 juta (sekitar Rp14,6 miliar)!
Dari situ, nama Miracle dengan cepat langsung menyebar ke jutaan pasang telinga penggemar Dota 2! Permainannya yang piawai dengan Invoker, Anti Mage, dan Shadow Fiend tidak jarang membuat musuh-musuhnya harus melakukan ban terhadap hero tersebut. Miracle the Godvoker!
Ditambah lagi, ia juga menjadi pemain pertama yang berhasil menembus angka 9000 MMR! Prestasinya tersebut ia peroleh ketika sedang bermain di base camp OG dan memakai hero andalannya, yaitu Anti-Mage.
Namun sayang, meskipun performanya sangat baik (juga memenangkan Manila Major 2016) bersama dengan OG, Miracle dan tim harus puas finish di peringkat 9-12 pada TI 6 setelah dikalahkan oleh TNC, kuda hitam dari SEA. Mungkin karena hasilnya kurang memuaskan, Miracle memutuskan untuk keluar dari OG dan mencari “rumah” baru.
Tidak lama, Kuroky menerimanya dengan tangan terbuka di Liquid. Kini, ia berseragam biru, dan masih mengisi posisi midlaner untuk tim barunya itu. Sebentar lagi, Miracle akan kembali melakukan pembuktian dirinya sebagai midlaner terbaik di dunia pada ajang The International 2017!

Secara tidak tertulis, Miracle bisa dikatakan sebagai salah satu midlaner terbaik di Dota 2 yang berdiri sejajar dengan Sumail, Ana, Paparazzi, Sccc, dan MidOne. Di umurnya yang masih muda, pasti karirnya di esport akan terus berkembang dan mampu meraih prestasi gemilang!

Sumber

  • https://ggwp.id/2017/07/31/miracle-fakta-profil/2/
  • http://liquipedia.net/dota2/Miracle-
  • https://duniagames.co.id/news/1350-amer-miracle-al-barkawi-pubstar-dota-2-yang-kini-jadi-pro-player

Please Comment with your polite attitude and be social to the others
EmoticonEmoticon