Minggu, 09 April 2017

Pemuda dan Sosialisasi


PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN
DARI HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113




Pengertian Pemuda

Pemuda adalah golongan atau bagian dari masyarakat yang masih kurang pengalaman atau bisa juga disebut individu yang masih muda bila dibandingkan dengan orang tua. Pemuda merupakan bagian dari bagian masa depan yang direncanakan dan diharapkan menjadi lebih baik keadaannya disbanding pemuda yang lalu.

Pengertian Sosialisasi

Pengertian sosialisasi mengacu pada suatu proses belajar seorang individu yang akan mengubah dari seseorang yang tidak tahu menahu tentang diri dan lingkungannya menjadi lebih tahu dan memahami. Sosialisasi merupakan bagian dari interaksi antar individu ( termasuk pemuda, orang tua, dll ).

Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri agar dapat lebih berguna dalam hidup berkelompok ( masyarakat ) kedepannya seperti yang diharapkan.

STUDI KASUS :

Sekarang ini kerap terjadi kasus mengenai sosialisasi antar pemuda di jejaring social. Pemuda kini banyak melakukan perbuatan yang tidak bisa diterima dijejaring social. Seperti halnya, pemuda kini banyak yang bermesraan dengan pasangannnya melewati batas kewajaran atau bahkan sampai menikah bahkan jenjang pendidikannya belum lulus.

Sifat seperti ini yang menjadi pembicaraan diantara masyarakat yang menjadi viral. Masyarakat kini kian membanding bandingkan tentang kualitas pemuda sekarang dan pemuda yang dulu sebelum adanya wabah jejaring social tersebut.

Namun, tidak sedikit juga pemuda yang memanfaatkan jejaring social sebagai media peluang bisnis. Bukan berarti jejaring social itu buruk, namun bila dimanfaatkan dengan benar dengan siapapun termasuk golongan pemuda, maka sosialisasi yang terjadi dalam jejaring social juga berdampak bagus baik kepada pemuda itu sendiri ataupun individu lain.


Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                         
33416113



Read More

INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT


INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
DARI HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113


Pergertian Individu.

Individu merupakan bagian terkecil dari masyarakat. Sebagai contoh, sebuah komite pengurus RW, maka komite tersebut sebagai masyarakat dan pengursnya ( Ketua RW, sekretaris RW, bendahara RW yang merupakan peorangangan merupakan individu.
Pada dasarnya, setiap individu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan membentuk kelompok atau masyarakat. .

Pengertian Keluarga.

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Keluarga juga bias diartikan sebagai tempat pertama kali kita beradaptasi pada lingkungan.





Pengertian Masyarakat.

Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Masyarakat teridiri dari banyak individu yang mendiami atau berkelompok kemudian menetap yang nantinya memiliki kesamaan dalam karakteristik.

Aspek individu, kelompok, masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Ketiganya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Jika tidak ada individu maka tidak ada kelompok, jika tidak ada kelompok tidak akan ada keluarga, jika tidak ada keluarga tidak akan masyarakat. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya.



STUDI KASUS :

Pada era sekarang, dimana teknologi sudah menjadi tempat bergantung para individu agar bias mempertahankan keberadaan mereka sendiri dalam masyarakat. Studi kasus kali ini menangkat kasus kecenderungan individu pada teknologi dan melupakan hubungan sebenarnya dari individu dalam keluarga serta masyarakat.

Saat ini, berhubungan dengan keluarga jauh atau berhubungan dengan masyarakat lain menjadi semakin mudah, namun kemudahan itu malah bisa menjadi boomerang untuk penggunanya. Si pengguna menjadi dekat sekali dengan orang yang keberadaannya jauh, dan yang dekat menjadi terlupakan.

Kita ambil contoh, saat seseorang datang ke kelurahan untuk memperpanjang atau membuat KTP, disana tempat yang seharusnya tempat para individu dalam masyarakat dapat berinteraksi, namun yang terjadi individu itu sendiri tidak bisa melepaskan diri dari teknologi yang mereka gunakan. Interaksi dengan individu lain yang jaraknya dekat menjadi lebih penting dibandingkan dengan berinteraksi dengan masyarakat yang ada disekitarnya. Seolah - olah melupakan keberadaan masyarakat.

Namun, berkat teknologi tersebut, hubungan antar individu dalam keluarga atau apapun menjadi tetap erat karena terus adanya interaksi yang tidak berakhir antar individu tersebut. Berbicara dengan individu yang jaraknya jauh menjadi sangat dekat sekali dan hampir tidak terputus tali interaksi.

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                         
33416113


Read More

Sabtu, 08 April 2017

Penduduk Masyarakat & Kebudayaan


PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN
DARI HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113


Antara masyarakat dan kebudayaan juga mempunyai hubungan yang cukup erat. Dimana masyarakat sendiri tidak akan bisa hidup tanpa adanya keikutsertaan aspek-aspek kebudayaan dalam kehidupan mereka. Dan kebudayaan itu sendiri tidak dapat muncul dan berkembang apabila tidak ada masyarakat di dalamnya. Serta dengan masyarakat itulah kebudayaan di suatu daerah dapat berkembang. Hubungan saling membutuhkan inilah yang membuat masyarakat dan kebudayaan saling berkaitan.


Adapun dibawah ini adalah beberapa definisi dan penjelasan lanjut tentang penduduk, masyakarakat dan kebudayaan :

a.     Penduduk  :

Orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dalam waktu tertentu yang cukup lama. Dalam pengertian yang lebih luas, penduduk merupakan orang atau organisme sejenis baik manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup, tinggal, dan berkembang biak dalam suatu wilayah tertentu.

b.    Masyarakat :

Kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Dalam artian, kehidupan sebagai makhluk sosial inilah yang menjadikan individu-individu tersebut menjadi masyarakat.

c.     Kebudayaan :


Kebudayaan ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut Selo Soemadrjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan merupakan sarana hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat.

Kebudayaan dalam perwujudannya antara lain misalnya, perilaku, seni, religi/keyakinan, bahasa, pola berpikir dll.

STUDI KASUS :

Fenomena mudik lebaran selalu disertai proses urbanisasi penduduk desa menuju kota, yang mencari pekerjaan. Sayangnya, sebagian besar pendatang baru tersebut tidak dibekali keterampilan, dan keahlian yang cukup untuk mencari pekerjaan yang sesuai.





Biasanya faktor penarik terjadinya Urbanisasi adalah kehidupan kota yang lebih modern, sarana dan prasarana kota lebih lengkap, banyak lapangan pekerjaan di kota, pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas.

Faktor pendorong terjadinya Urbanisasi antara lain akibat lahan pertanian semakin sempit, merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya, menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa, terbatasnya sarana dan prasarana di desa, diusir dari desa asal, serta memiliki impian kuat menjadi orang kaya.



Urbanisasi tidak identik memberikan dampak negatif, namun juga dapat memberikan keuntungan yaitu dapat memodernisasikan warga desa, menambah pengetahuan warga desa, menjalin kerja sama yang baik antarwarga suatu daerah dan mengimbangi masyarakat kota dengan masyarakat desa.




Dampak Positif Urbanisasi
  • Dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kota
  • Mengurangi jumlah pengangguran di desa
  • Meningkatkan taraf hidup penduduk desa
  • Kesempatan membuka usaha - usaha baru di kota semakin luas
  • Perekonomian di kota semakin berkembang

Dampak Negatif Urbanisasi

  • Berkurangnya tenaga terampil dan terdidik di desa
  • Produktivitas pertanian di desa menurun
  • Meningkatnya tindak kriminalitas di kota
  • Meningkatnya pengangguran di kota
  • Timbulnya pemukiman kumuh akibta sulitnya mencari perumahan
  • Lalu lintas di kota sangat padat, sehingga serung menimbulkan kemacetan lalu lintas

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                         
33416113












Read More