Senin, 14 November 2016

Keadilan, Cita - Cita dan Pandangan Hidupku Serta Cara Mempertahankannya


CITA - CITA DAN PANDANGAN HIDUP
DARI HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113


Cita cita dan Pandangan Hidup, setiap orang pasti memiliki cita - cita dan pandangan hidup. Meski keadaan saat ini tidak sesuai keinginan kita sendiri, timbulah cita - cita seperti ingin mengubah keadaan saat ini. Cita - cita itu sendiri ialah keinginan dari seseorang, seseorang yang ingin mengubah sesuatu atau menggapai sesuatu, pastilah memiliki tujuan, itulah cita - cita.


Lalu, bagaimana dengan Cita - Cita dari saya sendiri ?
Tentu, saya memiliki cita - cita yang ingin saya capai dan cita - cita yang sudah tidak bisa saya capai. Semasa kecil, saya ingin menjadi Insinyur, begitupun sampai sekarang. Namun, apa cita - cita yang sudah tidak bisa dicapai ? ya! saya memilikinya, seperti saya ingin menjadi ninja hebat seperti Naruto atau ingin menjadi bajak laut hebat seperi Luffy, memang itu sudah tidak bisa dicapai oleh saya.

Akan tetapi, saya sama sekali tidak bersedih, malah saya senang dan menertawakannya untuk saat ini.
Memiliki cita - cita itu termasuk sesuatu yang membanggakan menurut saya pribadi, memiliki cita - cita berarti kita memiliki keinginan tersendiri, ketidak puasaan akan diri sendiri dan ingin mendapatkan lebih.

Selanjutnya, apa yang ingin dicapai saat ini ? Cita - cita saya bukan cuma satu, namun ada banyak, dan saya golongkan sendiri menjadi jangka panjang dan jangka pendek.
Jangka panjang ? tentu saya ingin menjadi Insinyur seperti semasa kecil saya inginkan, lulus dari perguruan tinggi dan tidak berhenti sampai disitu, melanjutkan studi hingga mendapat gelar terhormat seperti idola saya sendiri, Bpk. B.J.Habibie. Beliau menginspirasi saya akan kepintarannya, penemuannya, kegigihannya, keteguhannya, jiwa berkorbannya, rasa cintanya pada keluarganya, dan lain lain.

Awalnya saya tidak mengenal beliau, dan memandang beliau hebat. Karena beliau hebat, saya ingin menjadi seperti beliau tanpa mengenal lebih jauh tentang beliau. Bukan berarti saya tidak bisa menjadi seperti beliau, namun keadaan mungkin benar benar jauh berbeda, ini yang saya kalahkan. Saya akan meraih cita cita saya, menekuni apa yang saya inginkan dan berdoa akan tercapainya tujuan saya. Yang saya pikirkan saat ini tidak hanya cita - cita jangka panjang saja, cita - cita jangka pendekpun juga. Seperti apa yang ingin saya lakukan besok, rencana, jadwal apa yang harus saya lakukan besok, apa yang ingin saya lakukan minggu ini, atau bahkan bulan ini.

Saya kurang puas bila mendapat hasil, saya ingin merasa lebih, namun tidak ingin merusak keadaan yang lainnya. Yang saya maksud, menjadi terlalu ambisiuspun tidak bagus, memiliki tujuan dan tekad yang jelas pun cukup menurut saya, itu yang saya pikirkan sebagai pandangan hidup.

Pandangan hidup saya bermacam - macam, tergantung pandangan terhadap hal apa. Terhadap cita - cita saya ? tentu ada. Pandangan hidup saya terhadap berteman,bergaul, atau bahkan melakukan tindakan yang baik pun ada.
Saya melakukan sesuatu hal selalu merencakan sebelumnya, apa yang harus dilakukan, apa yang harus dihindari, atau bahkan apa yang harus dilakukan bila hal yang ingin saya lakukan tidak sesuati rencana.
Pandangan hidup saya, atau moto saya, "from nothing to something" yang artinya, sesuatu yang tidak atau bukan apa - apa, namun kelak akan menjadi sesuatu yang diperhitungkan. Ini yang ingin saya lakukan, mungkin bila saat ini tidak ada yang mengenal saya, kelak mereka semua diluar sana akan mengenal saya, siapa saya dan apa yang sudah saya lakukan, tentu dalam hal kebaikan.
Moto saya yang lain seperti "from zero to hero" atau "fix it and be better" juga ikut bagian dalam pola piki saya. Melakukan sesuatu benar bukan berarti sepenuhnya berhasil atau sesuai keinginan, akan tetapi bila begitu, saya sendiri memilih untuk memperbaiki dan menjadikannya lebih benar.
Seperti apa ? seperti saya yang melakukan kesalahan yang sama untuk kedua atau ketiga kalinya, namun tidak ingin terjadi lagi untuk keempat dan kelima kalinya.

Beberapa pandangan hidup dan banyak cita - cita, seperti itulah saya, tidak cukup dengan satu cita - cita, namun banyak yang diimpikan.

Lalu, bagaimana mempertahankan keinginan saya dan meneguhkan pandangan hidup saya ?
Saat ini, keadaan sangat sulit atau belum sulit. Namun, kedepannya akan lebih sulit dari sekitar maupun dari diri sendiri.
Saat ini, banyak sekali terjadi masalah dimasyarakat dan dipermasalahkan sekali antaranya. Maksud saya, masyarakat saat ini banyak membicarakan berita yang ada ditelevisi, namun apa itu benar benar konflik atau bahkan hanya narasi belaka ?
Saya pribadi tidak mempercayai apa yang ada diberita, 19 tahun saya hidup sudah sangat mengajarkan saya, apa yang harus saya percaya, apa yang harus saya tidak percaya.

Mari ambil contoh, masyarakat sekarang melihat kasus Mirna dan Jessica di acara berita, tidak hanya satu, namun banyak stasiun televisi meliput masalah tersebut. Lalu bagaimana tanggapan saya pribadi ?
Menurut saya, sangat kejam untuk membunuh, apalagi dilakukan oleh teman sendiri, namun apa perlu diberitakan panjang seperti ini ? atau dilebih - lebihkan seperti ini ? apa begitu sulitnya pengadilan memutuskan mana yang salah dan mana yang harus dipertahankan kebenarannya ? atau bahkan si terdakwa hanya berpura - pura tidak bersalah dan mencoba memutar balikkan fakta agar selamat dari masalah ?

Saya sengaja tidak mengikuti, karena sama sekali tidak bermanfaat buat saya pribadi. Bila ada manfaatnya, apa ? ini seperti sudah bukan masalah siapa yang benar atau siapa yang salah, ini seperti drama televisi era baru. Begitu sulitnya pengadilan memutuskan karena gigihnya sipenuntut dan siterdakwa mempertahankan opini mereka. Bahkan ini jadi lebih terkenal dari siaran tv lokal yang menayangkan acara pertandingan sepak bola.

Keadilan di Indonesia sama sekali tidak bisa diandalkan, bahkan kasus kecil pun hukumannya lebih berat dari kasus besar. Dan tidak ada yang bisa mengubah ini saat ini, alasannya ? mudah, karena keadilan disini bisa dibeli, dan yang membeli bisa merubah nasib mereka saat dihukum..

Begitu banyak masalah yang bedatangan, masalah satu selesai, timbul 100 masalah yang sama. Seperti tidak ada henti - hentinya, lalu siapa yang bisa menghentikannya ? kita sendiri!
Dimulailah dari diri sendiri, menjauhi segala larangan atau segala yang tidak boleh diperbuat, dan melakukan sesuatu yang seharusnya atau memang harus dilakukan dengan sayar kebaikan.

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                         
33416113
Read More

Minggu, 16 Oktober 2016

Apa itu Keindahan


APA ITU KEINDAHAN
MENURUT HAAN MUHAMMAD SHADAKA
33416113


Apa sih itu keindahan ?

Menurut saya pribadi, Keindahan adalah sesuatu yang apa yang kita lihat, kita cerna, kita maknai lalu kita aggap itu sebagai suatu yang membuat ketenangan hati atau kesenangan hati dan ingin mengabdikannya. Keindahan berarti sesuatu yang dilihat, biasanya ini terjadi pada alam. Alam yang indah, alam yang kita lihat memiliki keindahan yang dilihat mata kita sendiri dan ingin untuk mengabdikannya.

Keindahan itu sendiri bisa tercipta dari berbagai hal, seperti keindahan oleh buatan manusia, atau keindahan oleh buatan TUHAN itu sendiri. Apa yang menjadikan keindahan sebagai suatu kesenangan adalah memori atau ingatan.

Sebagai contoh, bila kita sudah atau sedang melihat suatu keindahan, apa yang ingin segera dilakukan adalah mengingatnya. Keindahan jauh lebih dari pantas untuk kita ingat, dan kenapa tadi saya sebutkan ingin mengabdikannya ? 

Keindahan memiliki nilai jual tersendiri, apa yang kita ingin abdikan, seperti membagikan kepada orang lain atau menjaga agar keindahan itu sendiri terjaga. Keindahan tidak bisa selamanya indah, karena itu sudah tugas bagi yang terkagum akan keindahannya untuk menjaga keindahan tersebut menjadi nyata dan terjaga hingga generasi berikutnya dapat melihat apa yang kita lihat sekarang.

Sesuatu yang tidak indah, bukan berarti tidak akan menjadi indah, sesuatu yang tidak indah itu bisa dikarenakan ketidak pedulian kita pada sekitar atau pada alam, lalu ketidak pedulian kita akan kesehatan misalkan. Seperti membuang sampah sembarangan, membuang puntung rokok atau sebagainya.

Lalu bagaimana kita menjadikan sesuatu yang tidak indah menjadi indah ? tentu perawatan pada diri kita sendiri dulu untuk memulainya. Hidup sehat juga merupakan salah satu keindahan, lalu kita aplikasikan pada lingkungan sekitar. Alam yang indah tidak begitu saja ada, begitu pula kesehatan tubuh kita.

Lingkungan yang asri dan ramah pada tubuh kita juga salah satu dari keindahan, keindahan yang bisa dilihat. Dan apa yang tidak bisa dilihat ? Pada awalnya keindahan itu sendiri merupakan opini yang keluar dari diri kita. Kita melihat, merasakan, menghayati, lalu beranggapan bahwa itu adalah sesuatu yang indah.

Keindahan karena buatan manusia, keindahan juga bukan hanya pada alam, keindahan juga bisa terdapat pada hasil buatan manusia seperti lukisan, hasil tenun, atau bahkan puisi. Puisi juga bisa kita anggap indah bila puisi tersebut menggunakan bahasa yang membuat kita tertarik.

Keindahan pada lukisan juga merupakan salah satu dari lainnnya keindahan. Banyak pelukis yang membuat karya indah indah didunia ini, dan ada juga yang melukis karya yang sulit dimengerti seperti lukisan abstrak. Namun, bagi yang bisa mengerti, lukisan abstark masihlah tetap sebagai sebuah keindahan.

Bagi yang mengerti, bagi yang mengerti inilah yang dimaksud saya. Kita perlu mengerti terlebih dahulu apa yang kita lihat, aneh rasanya bila kita mengaku tidak mengerti namun menganggap itu sebagai sebuah keindahan.

Keindahan bisa terjadi juga pada individu, rupa yang menawan misalkan. Menawan bisa diartikan sebagai cantik, tampan, good looking  dan sebagainya. 

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                         
33416113
Read More

Sabtu, 15 Oktober 2016

Apa itu Cinta ?


APA ITU CINTA
MENURUT HAAN MUHAMMAD SHADAKA
31416113


Apa sih itu cinta ? 
Sebagian orang mungkin berfikir kalau cinta itu berkaitan dengan hal hal percintaan; pacar/ kekasih/ gebetan/ dan lain lain. Tapi itu ngga sepenuhnya benar loh guys, cinta juga bisa mewakili kasih sayang pada benda atau hewan, bukan cuma ke lawan jenis. Cinta juga bisa melambangkan kepedulian tinggi pada keluarga atau kerabat. 




Membahas hal seperti cinta, mungkin agak sedikit memalukan, mungkin karena berhubungan dengan privasi atau pribadi masing - masing. Tapi disini saya akan sedikit memberanikan membahas apa itu cinta.

Menurut blog sebelah Masmuiz , Cinta adalah Emosi yang berasal dari kasih sayang yang kuat dan rasa tertarik terhadap suatu objek (dapat berupa apa saja seperti manusia, hewan, tumbuhan, alat-alat dan lain sebagainya) dengan cenderung ingin berkorban, memiliki rasa empati, perhatian, kasih sayang, ingin membantu dan mau mengikuti apapun  yang di inginkan oleh objek yang di cintainya.

Nah, lalu bagaimana menurut saya sendiri ? menurut saya, cinta itu sesuatu perasaan atau sesuatu alasan manusia ( individu ) untuk mendekati, menyayangi, mengasihi, perduli, memikirkan, keterkaitan, menarik, atau jatuh hati. 

Tiap manusia memilihi perasaan cinta, cinta kepada benda ataupun pada makhluk hidup. Akan tetapi, yang membedakan tiap individu itu, seberapa cintakah mereka pada sesuatu yang ia cintai. Misalkan, seorang Mahasiswa sangat mencintai kampus nya, atau seorang kakek yang sangat mencintai istrinya sejak muda dulu hingga tua sekarang, atau bahkan cinta pada hewan peliharaan.

Sebagai alasan, ya.. alasan manusia terutama kaum pria mendekati kaum wanita, yang lebih utamanya karena cinta. Ketertarikan mereka membuat kaum pria banyak rela berkorban atau rela melakukan apapun demi kaum wanita agar mereka senang. 

Mencintai berarti juga menginginkan objek yang dicintainya bahagia. Perbedaan pada seberapa cintakah mereka berarti tolak ukur mereka mencintai apa yang ia cintai ketimbang lainnya.

Yang jadi permasalahan dari ini, bila seseorang mencintai seseorang lainnya hingga melebih kecintaannya pada diri mereka sendiri, berarti mereka rela melakukan hal yang tidak baik ( nekad ) demi membuat apa yang mereka cintai itu bahagia.

Hal tersebut berarti sudah melebihi batas, memiliki cinta bukan berarti hidup seseorang bisa saja bahagia, sering kali mereka salah mencintai hingga malah membuat diri mereka sendiri merugi. Kasus ini bukan hanya terjadi pada satu atau dua orang saja, 1 dari 10 orang yang kalian kenal, setidaknya mengalami kasus yang seperti ini.

Inilah yang tidak boleh terjadi pada siapapun, untuk mencegah hal itu, kita harus menyadari bahwa apa yang kita cintai saat ini haruslah berarti atau tidak kita hanya akan membuang buang perasaan yang kita gunakan.

Tapi ada beberapa kasus dimana diperbolehkan mencintai sesuatu melebihi diri sendiri, seperti cinta kepada TUHANnya, atau kepada Agamanya, atau kepada Kitab suci.

Cinta, cinta bisa dijadikan media penyalur antar individu. Penyalur yang dimaksud, berarti alasan kedekatan. Saya beri contoh sedikit, seseorang pria yang sedang jatuh cinta pada wanita, ingin menyalurkan perasaannya, nah bagaimana sang pria menyalurkannya ? dan apa yang ia salurkan ? 

Bagaimana itu tergantung keputusan sang pria, seperti menyanyikan lagu untuk sang wanita dengan alat musik, atau membuat puisi dan sebagainya, dan apa yang ia salurkan ? cintanya. yang ingin disalurkan dan bagaimana yang ia salurkan itu merupakan bagian penyalur. Lalu butuhkan alasan untuk melakukannya ? jawabannya tentu saja butuh, dan apa itu ? cinta lah sebagai alasannya.

Itulah mengapa saya mengatakan cinta sebagai alasan.

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
                           33416113
Read More

Jumat, 30 September 2016

Kebudayaan Lingkungan Saya


KEBUDAYAAN DILINGKUNGAN SEKITAR
TEMPAT TINGGAL SAYA
OLEH : HAAN MUHAMMAD SHADAKA
KELAS : 1iD02



Saya tinggal didalam perumahan yang cukup lumayan nyaman ditinggali. Disini tidak ada limbah dari rumah parbik, disini pula kebersihan lingkungan dijaga dengan teratur. Sosialisasi antar warganya pun tidak kalah teratur dengan kebersihannya.

Sumber : http://poskotanews.com/2012/12/17/ramai-ramai-kerja-bakti-bersihkan-pasar-poncol/
Disini kami tinggal denga asri dilingkungan yang asri dengan kebudayaan yang ikut asri pula. Warga sekitar saya yang tinggal dilingkungan saya berasal dari berbagai suku dan ras yang berbeda. Dari masing - masing perbedaan ini tidak membuat kami merasa terasingkan, melainkan menjadi alasan kuat untuk saling mengenal.

Disini kebudayaan sangat dihormati, menghormati kebudayaan masing - masing sama halnya dengan menghormati orang itu sendiri. Tadi saya sudah katakan kan? ada dari berbagai suku dan ras yang berbeda yang tinggal dilingkungan saya, maka dari itu kebudayaan disini pula tidak terlalu sama dengan didaerah lain seperti daerah kampung jawa, atau kampung ambon, dsb

Dilingkungan saya tinggal, berbagai ras seperti cina, arab, jepang, jawa, sumatra, betawi, batak pun ada. meskipun tidak terlalu luas daerah perumahannya, namun ada banyak berbagai budaya disini. Yang paling saya kagumi, saat terjadinya hari raya. 

Bila warga cina disekitar saya sedang mengadakan hari raya, warga lain yang tidak merayakan ikut menghormati dan memberi sekedar bingkisan atau parsel sebagai bentuk toleransi antar suku dan budaya. Kita mungkin tidak merayakan, namun ikut turut bahagia melihat yang lain merayakan.

Melalui beberapa kegiatan seperti, Siskamling, Kerja bakti, juga mempererat hubungan antar warga dilingkungan saya. Tidak cuma mengenal wajah, namun mengenal karakteristik seperti keluarga kecil.

Mungkin itu contoh salah satu toleransi budaya antar warga dilingkungan saya, untuk lebih meyakinkan dan menjelaskan, saya sudah mewawancarai ketua RT dilingkungan saya. saya bertanya berbagai hal terkati kebudayaan lingkungan sekitar..

Saya : Selamat siang tante Emi
Ketua RT : Siang juga
Saya : Tante, aku mau mewawancarai tante soal Kebudayaan Lingkungan sekitar kita seperti yang aku bicarakan tempo lalu.
Ketua RT : Oh ya silahkan, tante juga sudah siap diwawancarai kok
Saya : tante, menurut tante, Kebudayaan Lingkungan itu apa sih ?
Ketua RT : Kalau menurut pribadi tante sih, Kebudayaan yang ada dilingkungan kita, mau itu berbeda ataupun tidak ( tidak seragam ), tetaplah Kebudayaan bersama.
Saya : Begitu ya tant, Kebudayaan tiap warga disini itu banyak, bahkan jauh dibilang seragam, menurut tante itu jadi sebuah halangan tidak ? 
Ketua RT : Jelas tidak kok, yang namanya perbedaan bukan jadi sebuah halangan berinteraksi antar warga, yang namanya perbedaan itu jadi salah satu alasan kita kenapa harus mengenal lebih jauh tentang kebudaayan lain.
Saya : Saya setuju dengan tante, tapi perbedaan budaya kita disini, apa tidak merepotkan untuk tante ?
Ketua RT : Merepotkan bagaimana ?
Saya : Merepotkan, seperti mengadakan acara tahunan dua kali misalkan
Ketua RT : Oh, sama sekali tidak, disini tante tidak bekerja sendiri, yang bersangkutan pun ikut membantu, malah jadi pelopor. kita cuma ikut bantu - bantu saja kalau soal acara besar besaran. tapi untuk sekarang, sudah tidak ada lagi acara besar - besaran. Warga disini melakukan hari raya mereka masing - masing dengan keluarga masing - masing, tapi tetap mendapat sambutan hangat bagi yang tidak merayakan.
Saya : Lalu bedanya sekarang dengan dulu apa tante dalam hal Menjaga Kebudayaan lingkungan kita ?
Ketua RT : Jelas berbeda, dulu kita perlu melakukan prosedur izin yang panjang dan pula membuat laporan secara tertulis, jelas dari segi pengeluaran tidak sebanyak sekarang, beda dengan sekarang yang serba mudah dan praktis membuat laporan, tinggal membuat laporan denga bukti foto dan dilaporkan melalui QLUE ( Aplikasi Smart City )
Saya : Lalu masukan tante untuk kedepannya, juga keinginan tante tentang menjaga hubungan antar budaya tetap langgeng seperti sekarang?
Ketua RT : Benar ya, masukan tante mungkin tidak banyak, kamu sebagai kalangan muda disini juga jangan menunjukkan sikap yang tidak perlu, menjaga berarti mempererat hubungan. Tetap seperti adanya, menghormati sesama dan hidup bertoleransi seperti ini kedepannya mungkin akan jadi hal yang sangat bagus dan berkesinambungan.

Begitulah wawancara saya dengan ketua RT saya dilingkungan saya, kami disini menjaga kerukunan antar budaya, walau berbeda kami tetap saling menghargai dan hidup bertoleransi. Tidak ada yang namanya perpecahan dan juga tidak ada yang menginginkannya disini. 

Penulis : Haan Muhammad Shadaka
Kelas : 1ID02
Read More

Kamis, 29 September 2016

Pengalaman Pribadi Menjadi Mahasiswa Baru Universitas Gunadarma

PENGALAMAN PRIBADI
MENJADI MAHASISWA BARU
UNIVERSITAS GUNADARMA
OLEH : HAAN MUHAMMAD SHADALA




Assalamualaikum Wr.Wb
foto diambil dari Google Maps 9/29/2016

Perkenalkan, nama saya Haan Muhammad Shadaka.dari fakultas Teknologi Industri jurusan teknik industri. Sedang menjalankan semester satu saat ini.

Saya akan menceritakan beberapa pengalaman saya mendaftar di Universitas Gunadarma. Pada waktu itu, saya mendaftarkan diri di Universitas Gunadarma tanpa tau akses ketempat tersebut. Informasi yang saya punya sedikit sekali, yang saya tahu pada saat itu, kampus Gunadarma bersebelahan dengan Universitas Indonesia. Maka saat itu saya pikir, hanya menaiki commuterline jurusan bogor dan depok bisa sampai.

Pertama dari yang pertama, sudah pasti kita mendaftar di Universitas Gunadarma, saat itu saya mendaftar online, dan datang untuk melakukan ujian masuk di Universitas Gunadarma kampus D. setelah selesai, beberapa hari kemudian saya datang kembali ke kampus tersebut untuk mengambil hasil ujian saya.

foto diambil dari Google Maps 9/29/2016

Alhamdulillah, saya mendapat grade SS. Dengan begini saya berfikir bisa mengurangi beban orang tua saya yang membiayai saya. eits, tidak lupa bertanya, tentu saya tidak asal mengambil hasil saja, saya ingin tau lebih lanjut tentang Kampus yang akan saya sekolahi. 

Hari pertama saya dipanggil oleh Kampus Gunadarma untuk mengikuti kegiatan PPSPPT jilid 1 untuk mahasiswa baru

Tidak berlangsung lama, saya pulang disiang harinya. kemudian melihat lihat sebentar lingkungan sekitar kampus. dikampus ini terdapat masjid yang cukup besar. aksesnya pun mudah dari stasiun pondok cina.

Well, dihari ini kegiatan disini tidak begitu banyak. datang pagi sekali untuk mengikuti kegiatan PPSPPT lalu pulang disiang harinya. Dalam kegiatan ini, seluruh mahasiswa baru termasuk saya diberi arahan apa saja yang harus dilakukan kedepannya sebagai mahasiswa Gunadarma. Disini saya belum menganal satu orangpun, tapi mulai basa - basi dengan orang yang disebelah saya. kebetulan dia satu fakultas dengan saya namun berbeda jurusan.

Kegiatan sosialisasi TIK,

foto diambil dari Google Maps 9/29/2016
Disini kita diwajibkan datang mengikuti sosialisasi oleh para dosen tentang segala hal yang bersangkutan dengan unsur TIK. saya dan teman teman maba yang lain nantinya mendapat jatah tempat distudent site Gunadarma dan akses langsung wifi dan segala fasilitas Universitas Gunadarma terkati.

Kegiatan Kuliah Perdana

Disini kita diberi pengalaman baru soal apa itu perkuliahan. Disini tidak ada yang begitu berbeda saat sekolah menengah dulu, hanya saja dengan wajah baru dan pakaian yang bukan seragam. Meskipun ini hanya kuliah perdana, namun dosen terkait tidak hanya memperkenalkan diri dan menyesuaikan kita dengan lingkungan kampus, namun diberi sedikit pelajaran seperti apa pelajaran yang diemban mahasiswa nantinya.

Kegiatan PPSPPT jilid 2

Nah temen - temen, disini yang paling berkesan dari semua kegiatan sebelumnya. Selain diwajibkan mengikuti kegiatan ini, disini kita juga dikenalkan apa saja UKM, Workshop atau kegiatan lainnya. disini juga kita diberi tahu apa saja sih kegiatan kakak - kakak tingkat jalani. tidak lupa dengan pertunjukan dari beberapa UKM terkait. Disini prestasi menjadi hal biasa loh, tentu dikancah internasional juga ada dan terkenal.

Yang paling melelahkan mungkin melakukan yel yel bersama anggota kelompok kita dari masing masing fakultas, yel yel yg sata maksud seperti semangat antara sesama fakultas. Kegiatan ini juga banyak memberikan pengalaman yang mungkin tidak mau diulangi, seperti mencukur habis rambut alias botak, haha..

Acara selesai sore hari, karena waktu itu kebetulan hujan, kita semua tetap munuggu sampai hujan reda baru pulang. 

itulah beberapa pengalaman yang bisa saya sampaikan, terlebih dan kurangnya bisa kalian alami sendiri nantinya kalau sudah menjadi mahasiswa Gunadarma juga. 

Salam dari saya, Wassalamualaikum wr,wb
Salam Industri !
Read More